REALITAS SELEBRITAS MENUJU PARLEMEN
Assalamualaikum.wr.wb
Salam sejahtera bagi kita semua, lama sudah
saya tidak memberikan tulisan, ide serta
gagasan terkekang oleh mood yang jarang datang. Namun pada tulisan ini saya
ingin mengulas mengenai sebuah fenomena
yaitu Caleg Para Artis, ya ditengah-tengah hingar bingar tahun politik
dan semakin dekatnya pesta demokrasi 2019 memunculkan sebuah momentum bagi
berbagai kalangan termasuk juga artis yang beralih menjadi bakal calon
legislatif. “Riuh pemilu memanas, berhias kaum selebritas, parpol-parpol turun
gunung, mengajak pesohor ganti panggung, tidak perlu keahlian popularitas
faktor diutamakan” (Mata Najwa).
Menjadi sebuah pertanyaan bagi banyak orang
apakah partai politik semakin terbuka atau memanfaatkan ketenaran selebriti
untuk mendokrak popularitas dan meraih suara semata? Patut kita tunggu
jawabannya. Memang tidak biasa kita pungkiri bahwa pengaruh orang-orang
terkenal yang diusung beberapa partai, apalagi partai baru sangat mempengaruhi
suara yang signifikan, seakan tokoh terkenal yang diusung sebauh partai politik
akan membawa cara instan untuk memikat hati masyarakat dari pada mencetak kader
dengan kualitas baik serta memumpuni, inilah yang disebut kualitas mengalahkan
popularitas. Namun tidak boleh juga semata-mata kita menjustifikasi para artis
tidak memiliki kualitas, integritas, loyalitas. Banyak juga artis-artis yang
terbuktik mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat seperti.
Mungkin banyak para calon legislatif yang mengungkapkan
dalam kampanye nya akan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, namun politisi
senior dari partai golkar Popong Otje Djundjunan (Ceu Popong) mengungkapkan
bahwa tugas legislatif itu adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat, yang
melayani adalah eksekutif karena punya kewenangan dalam menggunakan dan
mengelola anggaran.
Namun dari beberapa paparan diatas kita tidak
boleh memandang jelek para artis sehingga berpikiran pesimis, mari kita
berpikir positif apa keuntungan nya yaitu semakin banyak orang-orang yang
sadar, tau dan mengerti akan politik maka makin baik sebuah sistem demokrasi
dan tata negara kita, karena tidak ada lagi yang bisa dibodohi apalagi
dibohongi. Inisiatif para artis perlu kita apresiasi karena berani mengambil
langkah perubahan, jika negara ingin berubah maka jalur politiklah caranya,
mungkin prinsip itu yang mereka pengang.
Dalam kontestasi pemilu yang dijalani para
artis menjadikan cerita tersendiri kadang manis bagai gula-gula, juga perlu
diingat diselalu jalan politik itu dilalui dengan cerita manis kadang banyak
pahitnya apalagi dalam politik banyak kesukarannya, politik Indonesia itu High Cost (politik berbiaya
tinggi), High risk (berisiko besar), High Return (yang menggiurkan adalah meraih
kembali kekuasaan).
Akhir kata saya ucapkan selamat bertarung dalam
kontestasi pemilu bagi para calon semoga yang terpilih nanti mampu menjalankan
amanah dan menggunakan kekuasaan sebagaimana mestinya dan bagi yang belum
beruntung jadikan sebagai pembelajaran dan momentum untuk memperbaiki diri dan terus berkarya walau
tidak didalam genggam kuasa.


0 komentar:
Posting Komentar